Jika masa menyebut dirinya sebagai pencatat sejarah,
rasanya banyak yang terlewat dari sini,
dogma, agama, manusia ....
sedangkan tak ada wadah yang mampu menampungnya
hanya pengetahuan yang menjadikan kenyataan-kenyataan manusia
ad infinitum...
penderitaan, kebahagiaan tak mampu sembunyi dari akal
sedangkan manusia sibuk dengan mesin dan uang
tak ada ruang
untuk sekedar menanti
atau menulis surat
untuk kekasih yang pergi....
Kamis, 16 Oktober 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Nasib dan Peruntungan
Apa yang kamu lakukan selama ini? Apakah aku sudah menjalani hidupku dengan baik? Selama ini aku punya penyesalan tersendiri pada takdir...
-
Malam itu angin bergerak binal. Habis hujan dan jalanan aspal sudah mulai agak kering. Basah, beberapa dedaunan yang rimbun di pinggir jalan...
-
Alarm berdering. Tubuh mulai menggeliat. Membersihkan sisa mimpi semalam. Kau tahu, wajahmu hanya muncul samar-samar. Lebih jelas namamu yan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar